ASECH Mendukung Inovasi Infrastruktur Hijau: Kolaborasi Strategis dalam Aspal Plastik Kunjungan & Pameran dengan Chandra Asri

Pada tanggal 5 Juli 2025, ASECH (Pusat Keunggulan Kota Cerdas) mendapat kehormatan untuk menjadi mitra kolaboratif dalam acara Plastic Asphalt Visit & Showcase yang diselenggarakan oleh PT Chandra Asri Pacific Tbk. Acara ini tidak hanya menjadi wadah untuk memamerkan inovasi teknologi, tetapi juga sebagai peluang strategis untuk memperkuat komitmen terhadap infrastruktur jalan yang ramah lingkungan, cerdas, dan berkelanjutan.

Sesuai amanat kebijakan konstruksi berkelanjutan, pembangunan infrastruktur harus memprioritaskan tiga pilar utama: sosial, lingkungan, dan ekonomi. Dalam konteks ini, aspal plastik merupakan perwujudan nyata dari prinsip tersebut, sekaligus menjawab tantangan pengelolaan sampah plastik pascakonsumen, yang secara historis sulit dikelola secara efektif.

ASECH, sebagai organisasi yang memfasilitasi transformasi digital dan pembangunan berkelanjutan di tingkat regional, memandang kolaborasi ini sebagai contoh praktik baik antara sektor industri dan pemerintah daerah. Teknologi CIRCLO®, inovasi Chandra Asri, telah digunakan untuk membangun 120,8 KM jalan aspal plastik di berbagai daerah, memanfaatkan lebih dari 1.500 ton sampah plastik, atau setara dengan 144,8 juta kantong plastik.

Uji laboratorium menunjukkan bahwa campuran optimal 4–6% limbah plastik dalam aspal dapat meningkatkan stabilitas jalan hingga 40%, serta memberikan ketahanan yang lebih baik terhadap air, deformasi, dan keretakan. Hasil ini telah diuji dalam uji coba beton, termasuk di Kabupaten Garut, dan terbukti menghasilkan jalan yang lebih kuat dan tahan lama.

Pernyataan Wakil Menteri Dalam Negeri, yang mendukung penerapan aspal plastik dari Bali ke kota-kota besar lainnya, menegaskan bahwa dukungan dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) dan kebutuhan infrastruktur daerah merupakan kunci.

Kolaborasi ini menunjukkan bahwa pendekatan tata kelola cerdas dapat diterapkan secara efektif dalam pengelolaan sampah dan pembangunan infrastruktur. Teknologi ini tidak hanya memutus siklus ekonomi plastik, tetapi juga membuka jalan bagi pertumbuhan ekonomi lokal, penciptaan lapangan kerja hijau, dan peningkatan kualitas hidup.

ASECH yakin bahwa Pameran ini merupakan awal dari gerakan infrastruktur hijau nasional. Kami mengajak semua pemangku kepentingan—pemerintah, industri, akademisi, dan masyarakat—untuk bekerja sama membangun jalan menuju masa depan Indonesia yang lebih bersih, lebih tangguh, dan lebih cerdas.

Penulis : Angelika Lantu

Tinggalkan Balasan