Direktur Asech, Erike Malonda, menggelar pertemuan strategis bersama I Putu Sudiarta, Founder Baliola, untuk mendiskusikan langkah konkret dalam pengembangan smart city di Indonesia. Pertemuan yang berlangsung hangat tersebut memfokuskan perhatian pada dua isu utama: pembangunan kawasan smart city di Jatinangor serta urgensi peningkatan keamanan siber di sektor publik maupun swasta.
Jatinangor: Contoh Nyata Implementasi Smart City
Dalam pembahasan tersebut, kawasan Jatinangor menjadi sorotan sebagai salah satu proyek smart city yang telah berjalan dengan lancar. Proyek ini dinilai berhasil menunjukkan bagaimana integrasi teknologi, tata kelola kota, dan partisipasi masyarakat dapat menciptakan ekosistem kota yang lebih efisien dan berkelanjutan. Keberhasilan ini menjadikan Jatinangor sebagai studi kasus menarik yang dapat dijadikan referensi untuk pengembangan kawasan-kawasan lain di Indonesia.
“Jatinangor adalah contoh bagaimana smart city bukan hanya soal infrastruktur digital, tetapi juga tentang kolaborasi lintas sektor dan pemanfaatan data untuk pelayanan publik yang lebih baik,” ujar Erike Malonda.
Keamanan Siber: Tantangan yang Mendesak
Namun, di balik perkembangan teknologi kota pintar, keduanya menyoroti satu persoalan penting yang belum mendapat perhatian serius: keamanan siber. Dalam pertemuan tersebut, terungkap bahwa masih banyak perusahaan besar hingga institusi pemerintahan yang belum memiliki sistem keamanan siber yang memadai.

“Di tengah transformasi digital, kita menghadapi kenyataan bahwa sistem keamanan data di banyak lembaga masih sangat rentan. Ini menjadi titik lemah serius yang harus segera dibenahi,” jelas I Putu Sudiarta.
Ancaman siber yang semakin kompleks menuntut peningkatan kapasitas SDM, infrastruktur, serta kebijakan yang adaptif. Oleh karena itu, Asech dan Baliola sepakat bahwa keamanan siber harus menjadi bagian integral dari desain smart city, bukan sekadar pelengkap.
Langkah Kolaboratif ke Depan
Pertemuan ini menjadi langkah awal untuk membangun kemitraan jangka panjang antara Asech dan Baliola dalam mendorong transformasi kota-kota di Indonesia menuju kota cerdas yang aman, inklusif, dan berkelanjutan. Kolaborasi ini diharapkan dapat menghasilkan rekomendasi strategis serta pilot project bersama yang menggabungkan keunggulan teknologi, tata kelola cerdas, dan pendekatan partisipatif.
Penulis : Angelika Lantu
