Pembukaan Bali Immersive Room: Seni, Teknologi, dan Astrologi dalam Satu Pengalaman Multisensori
Pada tanggal 26 Oktober 2024, Bali Immersive Room resmi dibuka di Jimba Art Hall, Jimbaran HUB, Bali, menghadirkan pengalaman seni digital yang tak terlupakan bagi publik. Dihadirkan oleh Artliiv dengan dukungan ASECH Indonesia dan Jimbaran Hijau, ruang ini menggabungkan teknologi canggih dengan kreativitas seni dalam konsep yang unik dan memikat. Dengan tema “Zodiac: Finding My Constellations, Find Your Destiny”, Bali Immersive Room mengundang pengunjung untuk menjelajahi dunia astrologi melalui galeri seni bergerak yang didukung teknologi proyeksi, artificial intelligence (AI), dan soundscape interaktif.
Terletak di jantung Jimba Art Hall, Bali Immersive Room menyajikan galeri seni interaktif di mana seni digital hadir dalam bentuk yang belum pernah ada sebelumnya. Instalasi bertema zodiak ini memungkinkan para pengunjung untuk berinteraksi langsung dengan visualisasi konstelasi yang dinamis dan penuh makna, menciptakan suasana yang menenangkan sekaligus menggugah rasa ingin tahu. Berkat teknologi mutakhir yang digunakan, setiap detail visual dan audio telah diselaraskan untuk memberikan pengalaman multisensori yang memanjakan indera pengunjung.
Melalui proyeksi konstelasi zodiak dan elemen-elemen astrologi lainnya, pengunjung dapat merasakan hubungan yang lebih personal dengan alam semesta, sambil menikmati keindahan seni yang dikombinasikan dengan inovasi teknologi. Bali Immersive Room dirancang tidak hanya untuk memberikan kenikmatan visual tetapi juga sebagai ajang eksplorasi spiritual dan refleksi diri bagi para pengunjung.
Pembukaan Bali Immersive Room ini juga menjadi ajang diskusi panel bertajuk “The Role of Media Art in the Future of Creative Cities”, yang dihadiri oleh berbagai tokoh industri kreatif, galeri, agensi digital, serta pakar teknologi. Diskusi ini menyoroti bagaimana teknologi dapat menjadi alat yang ampuh dalam menciptakan kota-kota kreatif yang lebih interaktif, modern, dan inklusif. Media art, seperti yang disuguhkan di Bali Immersive Room, memiliki potensi besar untuk menjadi elemen penting dalam membangun kota cerdas, di mana teknologi dan seni dapat berkolaborasi untuk menciptakan lingkungan yang inspiratif dan estetis bagi masyarakat.
Kolaborasi antara Artliiv, ASECH Indonesia, dan Jimbaran Hijau mencerminkan komitmen untuk membawa seni media ke panggung global dan memperkuat peran Indonesia dalam industri kreatif dunia. Ruang ini bukan hanya pameran seni; ini adalah upaya nyata untuk memperkenalkan masyarakat pada konsep kota cerdas dan bagaimana teknologi dapat digunakan untuk mengangkat seni serta budaya lokal ke tingkat yang lebih tinggi.
Dengan pembukaan ini, Bali Immersive Room menjadi contoh nyata tentang bagaimana teknologi dapat memperluas kemungkinan seni, menjadikannya tidak hanya sebagai karya visual tetapi juga pengalaman yang mendalam, interaktif, dan sarat makna. Mari kita rayakan hadirnya ruang yang inovatif ini, sebuah langkah menuju masa depan di mana seni dan teknologi terus bergandengan dalam menciptakan dunia yang lebih kreatif dan terhubung.






